Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2023

Getar yang sirna oleh dirinya

Oleh : Wafa Itsnaini Az-zahra Part 3 " Piya Zah, sudah di Wa belum sama Arri" "Belum ki mba, paling juga isin" " Lha gimana ta wonge ki , giliran udah dikasih Wa nya gamau kontekan" Mba Nur marah-marah tidak jelas, aku terkekeh menanggapinya, sambil ku amati Wa yang tak kunjung ada pesan. "Sabar to  mba sampean ki,  gak lama lagi juga diWa" Kami bersiap-siap menuju aula putri, untuk mengikuti sorogan bersama Abah yai. Santri putra dan santri putri hanya dipisahkan dengan satir yang lumayan tinggi, sehingga sedikit susah bagi santri yang memiliki niat ingin mengintip lawan jenis. Lagi pula disudut tempat duduk, sudah terpasang mata ganas para pengurus keamanan. Tapi juga yang namanya nafsu, kalah sudah dengan keganasan para keamanan. Aku tertawa bersama mba Nur, ketika kutunjuk nila yang sedang terkantuk-kantuk. Badanya tak bisa diam. Hampir terjengkang kebelang dan hampir tersungkur kedepan. Aku heran. Bahkan yang duduk dibelakang Nila tak ada ni...

meranggas kalbu

Oleh : Wafa Itsnaini Az-zahra Aku merenggas dalam pilu tak tersentuh, Merajai istana yang hampa akan belaian, Aku tersamarkan oleh terik yang membakar, Kemana ia memandangku ? Tidakah bisa ia mencoba memanggilku, Bahkan telah kusanggupi jika dirinya hanya melirikku lewat sudut matanya saja, Tak ada yang bisa kurasai menjadi permaisuri, Jika sang raja hanya bergetar bersama sang selir, Permadani ku telah hancur tak kasat mata, Hatiku tawar laksana kelopak mawar yang lebur tak tersisa,